AI Generated Foto. Ilustrasi penurunan harga minyak dunia setelah meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta dibukanya kembali jalur energi di Selat Hormuz.
Harga minyak dunia turun setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan damai sementara. Pasar menilai risiko gangguan pasokan energi global berkurang seiring rencana pembukaan kembali Selat Hormuz.
Harga minyak dunia naik ke sekitar US$79,43 per barel seiring meningkatnya perhatian pasar terhadap perkembangan situasi di Selat Hormuz. Jalur energi strategis tersebut menjadi kunci bagi stabilitas pasokan minyak global.
17 Juni 2026
Pasar2 menit
Dossier Ekonomi
Bisnis, pasar, dan arah kebijakan.
Ruang baca untuk memantau indikator makro, keputusan korporasi, tekanan pasar, dan kebijakan yang membentuk ekonomi Indonesia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan rupiah berpotensi menguat pada Semester II 2026. Optimisme tersebut didukung oleh peningkatan devisa ekspor, hilirisasi, dan potensi perubahan kebijakan moneter global.
Prabowo Panggil Para Menteri ke
Kertanegara, Ada Apa di Balik Pertemuan Tertutup Itu?
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kertanegara di tengah berbagai agenda ekonomi dan investasi nasional. Pertemuan tersebut memunculkan spekulasi mengenai arah kebijakan pemerintah pada semester kedua 2026.
Rupiah dan IHSG menguat secara bersamaan di tengah ketidakpastian global. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal membaiknya kepercayaan pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan rupiah berpotensi menguat pada Semester II 2026. Optimisme tersebut didukung oleh peningkatan devisa ekspor, hilirisasi, dan potensi perubahan kebijakan moneter global.
Rumor pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi perhatian pasar. Mengapa posisi Menteri Keuangan begitu penting bagi stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor?
Fenomena “Sell Indonesia” menjadi sorotan pasar keuangan. Mengapa investor asing mengurangi eksposur terhadap aset Indonesia, dan apakah kondisi ini mencerminkan melemahnya fundamental ekonomi nasional?
Pemerintah memberikan kewenangan kepada BUMN untuk menentukan harga dan margin ekspor sejumlah komoditas strategis. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan penerimaan negara, namun juga memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap pasar dan investasi.
Rupiah yang melemah hingga Rp18.000 per dolar AS tidak otomatis membuat ekonomi Indonesia runtuh. Kekuatan ekspor, cadangan devisa, dan konsumsi domestik menjadi faktor penting yang menopang ketahanan ekonomi nasional.